My Affiliate: Home | dBC-Network | tokoDEA | SwarnaGaya



Belajar dari Lidah Buaya

Sebenarnya, tulisan ini sudah beberapa hari terpendam dalam memori otak saya. Rangkaian cerita tentang lidah buaya ini, terlintas begitu saja ketika saya melewati sebuah rumah, dengan lidah buaya di taman kecil-nya.

Pikiran saya melayang ke 10tahun yang lalu, saat rajin main ke kost-an seorang sahabat di dago; juga setahun yang lalu saat eyang (tempat saya curhat) renovasi rumah; dan hari itu, lidah buaya membuat saya berpikir.

Di rumah kost sahabat saya, begitu banyak lidah buaya... hampir menutupi seluruh lahan kosong di pekarangan belakang rumah ibu kost. Saat itu, ibu kost bilang, "Heran, udah dicabut, dibuang... bukannya mati, malahan tumbuh di mana-mana"

Begitu juga ketika setahun yang lalu, saya berkomentar di rumah eyang, begini jawab beliau, "Nah itu... padahal lidah buaya-nya cuma dilempar, tau-tau numbuh... bagus dech jadi hijau kan."

Tau kan Lidah Buaya?
Semak bergerigi, yang daun-nya tebal, mempunyai lendir yang katanya bagus untuk rambut, dan daging-nya bisa untuk obat panas dalam...

Subhanallah ya...
Tanaman yang segithu mudahnya tumbuh di mana aja, bahkan di tumpukan hasil pembakaran sampah, punya manfaat sebegitu besar...

Kok, rasanya... saya melihat persamaan antara lidah buaya dengan bisnis Oriflame saya yang luar biasa...


Aduh Der... (maksudnya Leader dan Reader, hihihi... ini baru maksa) denger dulu penjelasan saya...
Kenyataannya lidah buaya itu bermanfaat, tapi masih banyak aja yang menyia-nyiakan, malahan dicabut dan dibuang. Sayangnya, pas dibuang... si lidah buaya tetep aja keukeuh sureukeuh bilang, "eits, bentar dulu... gw masih mau idup..."

Lalu apa hubungannya ama Oriflame?
Kenyataannya, bisnis m*lm itu sangat mudah, apalagi Oriflame udah jelas murah-nya. Perusahaannya udah puluhan tahun di Indonesia, apalagi di dunia udah lama banget... Tahan badai krisis, iALLAH akan terus meningkat. Produk-nya ketauan berkualitas dan manfaat, jadi jualnya gak susah, harga dan kemasannya sesuai budget. Tapi... tetep aja banyak orang yang hanya memandang sebelah mata sama bisnis ini.

Padahal, tantangan di bisnis ini yang paling parah cuma SATU kok... DITOLAK ORANG!!! Udah kok, itu aja... gak ada yang lain...

Gampang kan... tinggal mikir aja, kuatan mana?
kita apa lidah buaya?
harusnya mah, kita donk ya... manusia diberi akal budi, supaya bisa berinteraksi dengan makhluk ALLAH lainnya. Jangan kalah sama lidah buaya.

Coba dech tanya sama saya, bagaimana sistem kerja-nya Oriflame, iALLAH mudah, dan saya yakin.. Anda bisa jadi Director saya selanjutnya:-)

Mau penjelasan lebih anjut, klik di sini ya!

Posted by Dea Haryono 1:59 PM  



Maret 2009 adalah Bulan Luar Biasa untuk d’BC Network!!

Promo dan Dukungan Penuh

dari Manajemen Oriflame selama Februari - Maret 2009…
ditunjukkan dengan disediakannya aneka insentif LUARR BIASAAA
untuk semua member Oriflame yang berhasil mengikuti PROMO dahsyatnyaa !!

Photobucket
- Promo berhadiah Acer Aspire One!!
- Promo berhadiah Kalung Swarovsky senilai hampir satu juta rupiah!

dengan dukungan yang luar biasa dari Oriflame plus… SUPPORT SYSTEM dari d’BC Network,
– yang melakukan kerja binis ini 80% SECARA ONLINE!
Maret 2009 yang lalu,
anggota d’BC Network berhasil mencapai hasil yang begitu luar biasa jugaa!!

Hanya dalam waktu kurang dari 3 tahun berdiri….inilah ACHIEVEMENT d’BC Network:
1 orang Saphire Director — saat ini kualifikasi Diamond Director
1 orang kualifikasi Senior Gold Director
1 orang Gold Director
2 orang kualifikasi Gold Director
6 orang Director
12 orang lagi yang saat ini sedang kualifikasi Director
….puluhan Manager
serta ribuan Consultants!

INILAH NEW ACHIEVER MARET 2009!!

New Qualifying Diamond Director
kualifikasi untuk cash reward 42 juta + Honda New CRV
+ Perjalan ke luar negeri 2X/tahun :

Photobucket
Nadia Meutia (Tangerang)

New Qualifying Senior Gold Director
kualifikasi untuk cash reward 21 juta + Perjalanan ke luar negeri
 :
Photobucket
Dini Shanti (Jakarta)

New Qualifying Gold Director
kualifikasi cash reward 14 juta + Perjalanan ke luar negeri
 :
Photobucket
Christina Yulianti (Yogjakarta)

New Senior Managers
(penghasilan rata-rata 4-5 juta/bulan) :

Photobucket
Reynawati (Jakarta)

Photobucket
Widya Puteri (Tangerang)

Photobucket
Elizabeth (Manado)

Photobucket
Laili Ikrimmah (Semarang)

Photobucket
Maharani (Jakarta)

Plusss Puluhan Manager Baru!!

Jadi, cuma gabung di sama dBC-network ya...

Posted by Dea Haryono 7:11 AM  



Bisnis Pasar

Pernah berpikir untuk terlibat di bisnis pasar?
Mungkin bagi sebagian orang, ketika berbicara tentang PASAR... Yang terbayang adalah kerumunan orang, bau-bau amis, anyir, becek, dan tumpukan sampah yang menguar bau tak sedap. Oya, satu lagi... kamar mandi yang hampir pasti tak terurus.

Pertama kali kenal Oriflame melalui dBC-Network (jaringan online yang sangat luar biasa, selengkapnya tentang dBC-Network silahkan lihat di sini!!!) Ada seseorang yang mengumpamakan bisnis ini adalah bisnis Ibu-Ibu pasar.

Well... bergabung melalui dBC-Network, jaringan yang luar biasa, saya benar-benar tidak menampik kalau bisnis ini banyak dijalani oleh Ibu-Ibu. Apalagi melalui dBC-Network, jaringan yang luar biasa, kami menjalani bisnis ini agar dapat berkiprah, memiliki penghasilan sendiri tanpa harus berlama-lama jauh dari rumah. Dan TAAAADAAA... dBC-Network, jaringan yang luar biasa ini menyediakan berbagai fasilitas agar setiap anggotanya dapat menjalani bisnis ini dengan lebih mudah melalui media online. -hmm, cukup soal dBC-Network, jaringan yang luar biasa ini.

Kembali ke Ibu-Ibu Pasar...
Benar, bisnis Oriflame banyak sekali dijalani oleh Ibu-Ibu. Namun tidak menutup kemungkinan kaum pria menjalani dan sukses di bisnis ini. After all, it's a business not the product that you have to conduct. Lalu, apa persamaan bisnis ini dengan PASAR?
1. Menyediakan beragam produk.
Kalau di pasar ada ikan asin, hingga bawang putih. Maka di Oriflame ada produk bayi hingga pria dewasa.

2. Selalu ada kerumunan
Di pasar, kerumunan biasanya terjadi jika ada tukang obat, atau PRODUk BAGUS dengan HARGA TERJANGKAU. Di Oriflame tidak ada tukang obat, namun produk BERKUALITAS TINGGI dan HARGA TERJANGKAU.

Ini 2 persamaan yang bisa saya temui. Namun perbedaan nyata yang dapat saya lihat dan saya rasakan...
1. Para Consultant Oriflame biasanya lebih wangi jika pergi ke Oriflame, ketimbang pergi ke pasar.

2. Kamar mandi di Oriflame, seberapapun penuh-nya kantor... Alhamdulillah tidak pernah menguarkan aroma tak sedap.

Dulu saya pernah mendengar sebuah petuah singkat dari seorang teman, begini beiau bilang: "Dea, kalau mau lihat sebuah perusahaan bagus atau tidak manajemen-nya lihat kamar mandi-nya"

Hmm, dulu sih saya gak pernah membayangkan akan menuliskan hal ini... Tapi di sepanjang perjalanan kehidupan, saya dapat melihat bukti-bukti di depan mata.
Pasar/Mal dengan pengelola yang baik selalu memiliki kamar mandi yang tidak menguar bau tak sedap.
Sekolah dengan kualitas guru yang baik, memiliki kamar mandi yang terawat.
Perusahaan dengan manajemen yang luar biasa, memiliki kamar mandi yang terurus.

Hal ini saya, dapat di Oriflame. Bukti apa Oriflame merupakan perusahaan luar biasa.
Bukti paling jelas adalah usia-nya. Sudah 40thn lebih. Di Indonesia sendiri sudah ada sejak tahun 1987, hitung sendiri sudah berapa lama.

jadi gak salah emang jika dibilang ini bisnis ini Bisnis Ibu-Ibu Pasar?
Yuk, bukti sendiri... apa benar seperti yang saya ceritakan? Atau malah sebaliknya? Tapi jangan lupa, Jangan salah pilih...
Pilih jaringan yang online-nya pertama kali, dBC-Network
Pilih jaringan yang fasilitas online-nya super lengkap, dBC-Network
Pilih jaringan yang dalam waktu kurang dari 3tahun menghasilkan:
1 orang Saphire Director — saat ini kualifikasi Diamond Director
1 orang kualifikasi Senior Gold Director
1 orang Gold Director
2 orang kualifikasi Gold Director
6 orang Director
12 orang lagi yang saat ini sedang kualifikasi Director
….puluhan Manager
serta ribuan Consultants!

jadi... cuma pilih dBC-Network ya...

Posted by Dea Haryono 8:40 PM