My Affiliate: Home | dBC-Network | tokoDEA | SwarnaGaya

Cara Sederhana Menghemat Waktu

Bagi saya, seorang w@hm menjalani bisnis ini dan itu dari rumah, mengendalikan proyek rumah tangga, juga mengantar anak sekolah, rasanya 24jam dalam sehari belum cukup.

Tapi ternyata, artikel yang saya rangkum berikut cukup mewakili kenapa perasaan saya ternyata tidak sepenuhnya tepat.

Perfeksionisme
Hanya ada beberapa hal berguna yang memang benar-benar menuntut kesempurnaan, misalnya mengerjakan proyek klien (toh, standar sempurna yang digunakan adalah standar klien). Suami saya pernah diingatkan oleh rekan kerja, "80% perfect is perfect. Don't waste your time for doing the rest 20."

Penundaan
Kita sering menunda mengerjakan sesuatu sampai pada detik terakhir dengan alasan mencari ide yang lebih keren. (Misalnya gak perlu menunggu hingga hari terakhir di akhir bulan, untuk belanja memenuhi poin Anda. hehehe... ini curhat pribadi)

Mengambil keputusan
Cari sumber informasi sebanyak mungkin. Namun untuk keputusan yang tidak menyangkut masalah hidup dan mati tidak perlu mencari info terlalu detil. Toh, jika keputusan Anda salah, masih dapat diperbaiki lain waktu. (Contoh mudah, jangan berpikir ingin membeli pelembut merk apa di toko, tapi tentukan sejak dari rumah. Anda ingin membeli merk biasa atau membeli merk termurah)

Menaruh barang sembarangan
Hindari menaruh barang sembarangan. Kembali kunci mobil ke tempatnya. Langsung simpan baju di lemari atau di laundry basket, ketimbang menyampirkannya di kursi atau di atas tempat tidur.

Manfaatkan waktu tunggu
Saat menunggu anak di sekolah atau di tempat les, habiskan waktu dengan kegiatan bermanfaat sehingga Anda tidak dilanda kebosanan. Berikut ide yang terpikir:
- buat daftar prioritas to do list (dilaksanakan, bukan cuma jadi penghias notes Anda. hehehe...)
- rapi kan dompet atau tas.
- membaca majalah, buku
- gunakan ponsel Anda untuk menelpon sahabat lama, prospek, ataupun downline.
- buat daftar belanja
- buat catatan apa yang ingin Anda bicara pada suami Anda.

Lakukan sedikit-sedikit setiap hari.
Jika Anda melakukan pekerjaan rumah tangga sendiri, pertimbangkan untuk melakukan sedikit setiap saat. Misalnya, menyikat kamar mandi setiap habis mandi. Buat jadwal apa yang harus dikerjakan berikutnya, ketimbang membereskan rumah seharian penuh ada baiknya jika Anda membuat jadwal seperti Senin: Lap Jendela, Selasa: Rak buku, Rabu: Kitchen set, dst... dst... (percayalah, prakteknya sulit... karena faktor penundaan di atas tadi...)

Jadi, jika Anda ingin dapat menghemat waktu, kunci-nya hanya satu, yaitu DISIPLIN.

disarikan dari artikel berjudul sama di Aura XI/40 dan ditulis ulang sesuai pengalaman pribadi.

0 Comments:

Post a Comment