Terus terang, saya bukan orang mudah termotivasi jika mendengarkan omongan orang. Lecutan terbesar buat saya, justru saat saya sudah kepentok, ketimpa tangga, dan kesandung batu pula (aduh... bukan pengen begithu ya... tapi hiperbolisnya githu dech). Saya termotivasi saat saya harus bangun dan bangkit sendiri.
Entah kenapa, Sabtu lalu saat saya menghadiri acara rutin bulan grup saya... mendengar ibu ini berbicara membuat saya terduduk dan langsung berpikir keras.
Kira-kira begini beliau bilang, "kalau Anda merasa, saya bisa begini karena saya punya CRV dan fasilitas lainnya, Anda salah. Saya dulu juga naik angkot, naik ojek, hujan-hujanan... Tapi saya melakukannya. Kalau Anda bilang tidak bisa, bukannya tidak bisa. Tapi Anda MALAS!!!!"
duenk!!!
Serasa kesamber petir di siang bolong.
Rasanya semua tools untuk beraktivitas sudah ada dan siap di depan mata. Fasilitas handphone, bahkan sambungan internet pun ada dan siap digunakan.
Coba teman-teman pikir...
Berapa banyak waktu yang Anda gunakan untuk sekedar ngobrol saat makan siang, atau chatting di ruang maya. Sebenarnya kalau 50% nya saja, digunakan untuk hal-hal yang menunjang bisnis yang Anda lakukan. Atau memulai sebuah bisnis baru... Pasti hidup Anda akan membaik. Tentunya tidak saat ini, atau besok...
Seberapa besar hasil yang Anda tuai akan sangat bergantung pada seberapa banyak energi positif yang Anda salurkan untuk memperhatikan bisnis Anda.
tapi... Orang bisa Miskin karena Malas!!!
Labels: artikel



